HTC Community: Sekolah Manajemen Perhotelan IHS

read more 0
HTC Community: Sekolah Manajemen Perhotelan IHS: IHS adalah International Hotel School. Sekolah Manajemen Perhotelan IHS 3 Tahun (3 Year Advanced Diploma in Hotel Management Program) Seko...

Support Ojel HTC : Sekolah Manajemen Perhotelan IHS

read more 0
HTC Community: Sekolah Manajemen Perhotelan IHS: IHS adalah International Hotel School. Sekolah Manajemen Perhotelan IHS 3 Tahun (3 Year Advanced Diploma in Hotel Management Program) Seko...

Support Ojel HTC: Resolusi Juara 2012

read more 0
HTC Community: Resolusi Juara 2012: Resolusi Juara 2012 Berbicara Mengenai Internet Saya adalah Orang Yang Baru Mengenal Internet Bahkan Lulus SMA pun saya belum mengenal int...

Perbedaan Antara Sastra Baru Dengan Sastra Lama

read more 0
Perbedaan Antara Sastra Baru Dengan Sastra Lama, Macam Macam Perbedaan Antara Sastra Baru Dengan Sastra Lama , Ciri ciri Antara Sastra Baru Dengan Sastra Lama.

Nah Itu Dia Topik Pembahasan Kali Ini Di Blog Sharing Ilmu Pengetahuan yaitu tentang Perbedaan Antara Sastra Baru Dengan Sastra Lama yg dikutip dari web organisai.org


A. Sastra Lama
Sastra lama adalah sastra yang berbentu lisan atau sastra melayu yang tercipta dari suatu ujaran atau ucapan. Sastra lama masuk ke indonesia bersamaan dengan masuknya agama islam pada abad ke-13. Peninggalan sastra lama terlihat pada dua bait syair pada batu nisan seorang muslim di Minye Tujuh, Aceh.

Ciri dari sastra lama yaitu :
- Anonim atau tidak ada nama pengarangnya
- Istanasentris (terikat pada kehidupan istana kerajaan)
- Tema karangan bersifat fantastis
- Karangan berbentuk tradisional
- Proses perkembangannya statis
- bahasa klise

Contoh sastra lama : fabel, sage, mantra, gurindam, pantun, syair, dan lain-lain.

B. Sastra Baru
Sastra baru adalah karya sastra yang telah dipengaruhi oleh karya sastra asing sehingga sudah tidak asli lagi.

Ciri dari sastra baru yakni :
- Pengarang dikenal oleh masyarakat luas
- Bahasanya tidak klise
- Proses perkembangan dinamis
- tema karangan bersifat rasional
- bersifat modern / tidak tradisional
- masyarakat sentris (berkutat pada masalah kemasyarakatan)

Contoh sastra baru : novel, biografi, cerpen, drama, soneta, dan lain sebagainya.

Idiom / Ungkapan dan Peribahasa dalam Bahasa Indonesia

read more 0
Idiom / Ungkapan dan Peribahasa dalam Bahasa Indonesia , Macam Macam Ungkapan Dalam Bahasa Indonesia.

Nah itu dia Topik Pembahasan Kali Ini Di Blog Sharing Ilmu Pengetahuan yaitu tentang Idiom / Ungkapan dan Peribahasa dalam Bahasa Indonesia . yg dikutip dari Organisasi.org


1. Idiom
Idiom atau disebut juga dengan ungkapan adalah gabungan kata yang membentuk arti baru di mana tidak berhubungan dengan kata pembentuk dasarnya. Berikut ini adalah beberapa contoh idiom dengan artinya :

- cuci mata = cari hiburan dengan melihat sesuatu yang indah
- kambing hitam = orang yang menjadi pelimpahan suatu kesalahan yang tidak dilakukannya
- jago merah = api dalam kebakaran
- kupu-kupu malam = wanita penghibur atau pelacur komersial
- ringan tangan = kasar atau suka melakukan tindak kekerasan
- hidung belang = pria yang merupakan pelanggan psk atau pekerja seks komersil

2. Peribahasa
Peri bahasa adalah suatu kiasan bahasa yang berupa kalimat atau kelompok kata yang bersifat padat, ringkas dan berisi tentang norma, nilai, nasihat, perbandingan, perumpamaan, prinsip dan aturan tingkah laku. Berikut ini adalah beberapa contoh peribahasa dengan artinya :

- Di mana bumi dipijak di sana langit di junjung
artinya : jika kita pergi ke tempat lain kita harus menyesuaikan, menghormati dan toleransi dengan budaya setempat.
- Tiada rotan akar pun jadi
artinya : tidak ada yang bagus pun yang jelek juga tidak apa-apa.
- Buah yang manis biasanya berulat
artinya : kata-kata yang manis biasanya dapat menyesatkan atau menjerumuskan.
- Tak ada gading yang tak akan retak
artinya : Tidak ada satu pun yang sempurna, semua pasti akan ada saja cacatnya

Majas / Gaya Bahasa dalam Bahasa Indonesia

read more 0
Majas / Gaya Bahasa dalam Bahasa Indonesia ,Macam Macam Majas Yg Ada Di Bahasa Indonesia, Apa Itu Gaya Bahasa, Daftar Majas Yg Ada Di Bahasa Indonesia

Nah Itu Dia Topik Pembahasan Kali Ini Di Blog Sharing Ilmu Pengetahuan yg diambil dari Organisasi.org
Yaitu Tentang  Majas / Gaya Bahasa dalam Bahasa Indonesia ,Macam Macam Majas Yg Ada Di Bahasa Indonesia.

 Majas adalah gaya bahasa dalam bentuk tulisan maupun lisan yang dipakai dalam suatu karangan yang bertujuan untuk mewakili perasaan dan pikiran dari pengarang. Majas dibagi menjadi beberapa macam, yakni majas perulangan, pertentangan, perbandingan dan pertautan. Dalam artikel ini hanya dijelaskan perbandingan dan pertentangan.

1. Gaya bahasa perbandingan

A. Majas Metafora
Majas metafora adalah gabungan dua hal yang berbeda membentuk suatu pengertian yang baru. Contoh : raja siang, kambing hitam, dll.

B. Majas Alegori
Majas alegori adalah cerita yang digunakan sebagai lambang yang digunakan untuk pendidikan. Contoh : anjing dan kucing, kelinci dan kura-kura, dsb

C. Majas Personifikasi
Majas personifikasi adalah gaya bahasa yang membuat banda mati seolah-olah hidup memiliki sifat-sifat manusia. Contoh :
- Kereta api tua itu meraung-raung di tengah kesunyian malam jumat pahing.
- awan menari-nari di angkasa

D. Majas Perumpamaan
Majas perumpamaan adalah suatu perbandingan dua hal yang berbeda, namun dinyatakan sama. Contoh :
- Bagaikan harimau pulang kelaparan
- Seperti manyulam di kain lapuk

E. Majas Antilesis
Majas antilesis adalah gaya bahasa yang membandingkan dua hal yang berlawanan. Contoh :
- Semua kebaikan ayahnya dibalas dengan keburukan yang menyakitkan.

2. Gaya Bahasa Pertentangan

A. Majas Hiperbola
Majas hiperbola adalah suatu gaya bahasa yang bersifat melebih-lebihkan. Contoh :
- Ibu itu terkejut setengah mati ketika mendengar anaknya tidak lulus ujian nasional.

B. Majas Ironi
Majas ironi adalah gaa bahasa yang bersifat menindir dengan halus. Contoh :
- Pandai sekali kau baru datang ketika rapat mau selesai

C. Majas Litotes
Majas litotes adalah gaya bahasa yang mengungkapkan sesuatu yang baik menjadi bersifat negatif. Contoh :
- Mampirlah ke gubuk saya! (padahal rumahnya besar dan mewah)

Profil Presiden dan Wakil Presiden Negara Kesatuan Republik Indonesia - Baru dan Mantan

read more 0
Profil Presiden dan Wakil Presiden Negara Kesatuan Republik Indonesia - Baru dan Mantan, Daftar Nama Presiden Yg Pernah Menjabat Di Indonesia Serta Penjelasannya.

Nah Itu Dia Topik Yg Akan Dibahas Di Blog Sharing Ilmu Pengetahuan Kali Ini yaitu Profil Presiden dan Wakil Presiden Negara Kesatuan Republik Indonesia - Baru dan Mantan . atau daftar nama presiden Yg Pernah Menjabat di indonesia.

 A. Presiden

1. Dr. Ir. H. Soekarno
- Periode Jabatan : 1945 sampai 1966
- Tempat tanggal lahir : Blitar, Jawa Timur 6 Juni 1901

2. Jendral TNI H.M. Soeharto (Bapak Pembangunan)
- Periode Jabatan : 1966 sampai 1998
- Tempat tanggal lahir : Desa Kemusuk, Argamulya Yogyakarta 8 Juni 1921

3. Prof. Dr. Ing. B.J. Habibie
- Periode Jabatan : 21 Mei 1998 sampai 20 Oktober 1999
- Tempat tanggal lahir : Pare-pare, Sulawesi Selatan 25 Juni 1936

4. K.H. Aburrahman Wahid
- Periode Jabatan : 20 oktober 1999 sampai 2001
- Tempat tanggal lahir : Jombang 14 Agustus 1940

5. Megawati Soekarnoputri
- Periode Jabatan : 23 Juli 2001 sampai 2004
- Tempat tanggal lahir : Yogyakarta 23 Januari 1946

6. Jendral Purnawirawan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
- Periode Jabatan : 2004 sampai 2014
- Tempat tanggal lahir : Pacitan, Jawa Timur 9 September 1949

B. Wakil Presiden

1. Drs. Mohammad Hatta (Bapak Koperasi)
- Periode Jabatan : 1945 sampai 1956
- Tempat tanggal lahir : Bukittinggi, Sumatera Barat 12 agustus 1902

2. Sri Sultan Hamengkubuwono IX
- Periode Jabatan : 1973 sampai 1978
- Tempat tanggal lahir : Yogyakarta 12 April 1912

3. Adam Malik
- Periode Jabatan : 23 Maret 1978 sampai 1983
- Tempat tanggal lahir : Pematang Siantar, Sumatera Utara 22 Juli 1917

4. Umar Wirahadikusumah (Jendral Purnawirawan)
- Periode Jabatan : 1983 sampai 1988
- Tempat tanggal lahir : Situraja, Sumedang, Jawa Barat 1 Oktober 1924

5. Sudharmono
- Periode Jabatan : 1988 sampai 1993
- Tempat tanggal lahir : Cerme, Gresik, Jawa Timur 12 Maret 1927

6. Try Sutrisno
- Periode Jabatan : 1993 sampai 1998
- Tempat tanggal lahir : Surabaya, Jawa Timur 15 November 1935

7. Prof. Dr. Ing. B.J. Habibie
- Periode Jabatan : 1998 (2 Bulan)
- Tempat tanggal lahir : Pare-pare, Sulawesi Selatan 25 Juni 1936

8. Megawati Soekarnoputri
- Periode Jabatan : 1999 sampai 2001
- Tempat tanggal lahir : Yogyakarta 23 Januari 1946

9. Hamzah Haz
- Periode Jabatan : 2001 sampai 2004
- Tempat tanggal lahir : Ketapang, Pontianak, Kalimantan Barat 15 Februari 1940

10. M. Jusuf Kalla
- Periode Jabatan : 2004 sampai 2009
- Tempat tanggal lahir : Watambone, Sulawesi Tengah 15 Mei 1942

11. Prof. Dr. Boediono, M.Ec. (Boediono)
- Periode Jabatan : 2009 sampai sekarang (rencananya 2014)
- Tempat tanggal lahir : Blitar, Jawa Timur 25 Februari 1943

 
Powered by by: Blogger
Maaf Untuk sementar masih dalam proses perbaikan...